Halaman

Rabu, 21 Desember 2011

Koperasi Sekolah


Koperasi adalah bedan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasar prinsip koperasi sakaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. (UU nomer 25 tahun 1992, pasal 1)
Sedangkan sekolah merupakan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran.
Jadi koperasi sekolah adalah koperasi yang berada di lingkungan sekolah yang beranggotakan siswa-siswa, pengurus/staff sekolah, dan warga sekolah lainnya. Koperasi sekolah dapat didirikan sesuat jenjang pendidikan, contoh koperasi sekolah dasar, koperasi sekolah menengah pertama, dan koperasi sekolah menengah umum.
Adapun fungsi-fungsi koperasi, diantaranya:
1.    Menunjang program pembangunan pemerintah di sektor perkoperasian melalui program pendidikan sekolah.
2.    Menumbuhkan kesadaran berkoperasi di kalangan siswa.
3.    Membina rasa tanggung jawab, disiplin, setia kawan, dan jiwa koperasi.
4.    Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkoperasi, agar kelak berguna di masyarakat.
5.    Membantu kebutuhan siswa serta mengembangkan kesejahteraan siswa di dalam dan luar sekolah.
Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat maju, adil, dan makmur berlandaskan pancasila dan UUD 1945. (Baswir, 2000: 6). Sementara koperasi sekolah bertujuan untuk menunjang pembelajaran siswa dan memberikan pelatihan perkoperasian untuk siswa, seta  untuk membangun kesadaran siswa untuk berkoperasi sejak dini. Selain itu keberadaan koperasi sekolah diharapkan dapat membantu siswa untuk melakukan usaha kecil-kecilan, dapat menyelesaikan masalah, melatih siswa untuk berinovasi. Dan yang paling penting keberadaan koperasi sekolah dapat membantu siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dalam bidang ekonomi, dan melatih siwa untuk mandiri dan bertanggung jawab.

Untuk menjalankan koperasi sekolah maka di bentuk penasehat yang terdiri dari :
1.    Kepala sekolah yang bersangkutan sesuai dengan jabatannya (exofficio);
2.    Guru pada sekolah yang bersangkutan; dan
3.    Seorang wakil persatuan orang tua murid yang memiliki pengalaman di bidang koperasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar