Laman

Selasa, 20 Desember 2011

Sisa Hasil Usaha (SHU)


Ditinjau dari aspek ekonomi manajerial, Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi adalah selisih dari seluruh pemasukan atau penerimaan total (total revenue [TR]) dengan biaya-biaya atau biaya total (total cost [TC]) dalam satu tahun buku (Arifin Sitio dan Halomoan Tambah, 2001 : 87). 

Dari aspek legalistik, pengertian SHU menurut Undang-Undang No. 25/1992, tentang perkoperasian, Bab IX, pasal 45 adalah sebagai berikut :
1.    SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.
2.    SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota. 
3.    Besarnya pemupukan modal dana cadangan ditetapkan dalam Rapat Anggota.

Menurut saya, SHU adalah keuntungan dari kegiatan operasional koperasi yang dihitung dengan cara mengurangi pendapatan yang di peroleh dengan biaya biaya operasional dan biaya biaya non operasional koperasi, yang nantinya laba tersebut di bagikan kepada para anggota sebagai balas jasa usahanya dan di gunakan untuk kepengurusan koperasi, pada satu periode.

Berdasarkan pengertian diatas maka besarnya pembagian keuntungan koperasi berbeda untuk setiap anggotanya, tergantung besarnya modal dan partisipasi yang diberikan anggota terhadap kegiatan koperasi.

SHU bersumber dari :
1. Usaha atau bisnis yang diselenggarakan dengan anggota.
2. Usaha atau bisnis yang diselenggarakan dengan bukan anggota.

Hasil SHU harus dipisahkan mana SHU yang di peroleh dari usaha anggota dan mana yang berasal dari kegiatan yang bukan anggota koperasi. SHU yang di peroleh dari usaha anggota koperasi harus di kembalikan kepada anggota koperasi, sedangkan yang berasal dari luar anggota koperasi tidak boleh dibagikan dengan anggota koperasi dan dimasukkan ke dalam cadangan untuk modal koperasi atau untuk keperluan lainnya.

Ada 2 (dua) macam jasa yang merupakan hak anggota dalam SHU yaitu sebagai berikut :
1. Jasa usaha yang terdiri dari penjualan dan pembelian sesuai dengan jenis usaha koperasinya.
a.    Perhitungan jasa penjualan
Pembagian jasa penjualan kepada masing-masing anggota didasarkan atas perbandingan penjualan yang dilakukan.
b.    Perhitungan jasa pembelian
Pembagian jasa pembelian kepada masing-masing anggota tidak berbeda dengan pembagian jasa penjualan.


2. Jasa Simpanan (modal)
Pembagian jasa modal kepada anggota yang didasarkan oleh besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib masing-masing anggota. Kecuali bunga simpanan sukarela, jangka waktu dan tingkat bunga. Perhitungan pembagian jasa simpanan wajib dan simpanan pokok kepada masing-masing anggota didasarkan atas perbandingan simpanan yang dilakukan.

Untuk menghitung bunga simpanan sukarela, maka koperasi tidak memandang apakah koperasi menderita rugi. Besarnya bunga tergantung oleh beberapa simpanan, jangka waktu, dan tingkat bunga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar